BERITA TERKINI
Home / PENDIDIKAN / Zonasi PPDB TK, SD, dan SMP Tulungagung TA 2017/2018

Zonasi PPDB TK, SD, dan SMP Tulungagung TA 2017/2018

Kegalauan para orang tua siswa yang akan mendaftarkan putra putrinya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi terjawab sudah, melalui kegiatan Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Satuan Pendidikan TK, SD Dan SMP Di Kabupaten Tulungagung Tahun Pelajaran 2017/2018. Kegiatan dilaksanakan di Ballroom Victoria Crown pada Kamis 8 Juni 2017 yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kegiatan dihadiri oleh 203 peserta yang terdiri dari Kepala Cabang Dinas Pedidikan Provinsi Jawa Timur, Ketua PGRI, UPT Dindikpora beberapa Camat/Lurah/Kades, Kepala SMP, Pengawas SMP serta MKKS SMA dan SMK.
Dalam Laporan Ketua Panita yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga bahwa kegiatan sosialisasi ini mutlak diperlukan untuk memberikan pemahaman pelaksanaan PPDB tahun pelajaran 2017/2018. Serta perlunya para peserta sosialisasi untuk menginfomasikan kepada masyarakat, lembaga pendidikan TK, SD dan SMP se wilayah Kabupaten Tulungagung.

Masih ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga menyampaikan bahwa sisten zonasi yang diterapkan pada PPDB kali ini bertujuan menghilangkan predikat Sekolah Favorit dan Sekolah Tidak Favorit juga penumpukan siswa di sekolah tertentu juga bertujuan untuk pemerataan jumlah siswa pada semua sekolah. Pada jalur zonasi tahun ini ditetapkan 40% dari daya tampung sekolah dan 10% untuk menampung sekolah prioritas dari peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu dan bagi peserta didik yang berdomisili diluar zona terdekat dari sekolah dengan alasan khusus meliputi perpindahan domisili orangtua/wali peserta didik atau terjadi bencana alam/sosial. Adapun jalur lain yang bisa ditempuh bagi siswa adalah Jalur Prestasi dibidang akademik dan non akademik sebesar 20%. Jalur Tes Kompetensi berupa wawancara / praktek sesuai minat dan bakat sejumlah 10%. Sedangkan yang terakhir adalah jalur online yakni jalur pelaksanaan PPDB yang didasarkan pada hasil Ujian Sekolah pada 3 mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA dengan sisten online dengan pagu 20%.

Ada temuan menarik yang terjadi di Kabupaten Tulungagung, yakni banyaknya siswa atau anak usia sekolah yang secara materi mereka sudah terpenuhi, namun mereka kehilangan kasih sayang yang berdampak pada kesejahteraan pada siswa itu sendiri. Hal tersebut terjadi karena banyaknya anak-anak dalam usia dini sudah ditinggalkan orang tua menjadi TKW dan TKI dan diasuh oleh orang lain atau keluarga yang lainnya. Hal ini menyebabkan anak-anak tersebut minder, ini terlihat saat acara purnawiyata dimana anak-anak yang tidak diantarkan oleh orang tua kandungnya mereka tidak mau hadir pada acara yang bagi kebanyakan siswa menjadi acara yang sangat dinantikan. Belum lagi ada keengganan anak anak dengan permasalahan psikologis seperti ini cenderung kurang berminat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Disinilah diperlukan peran serta Lurah dan Kades untuk memotivasi warganya yang mempunyai permasalahan tentang anak-anak dengan orang tua yang bekerja sebagai TKW dan TKI agar mereka tetap mau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Upaya lain yang dilakukan sekolah-sekolah diantaranya adalah mempercantikan bangunan sekolah agar agar para orang tua siswa tertarik menyekolah anak-anaknya kesekolah sekolah yang selama ini minim peminat. (DISKOMINFO)

Baca Juga

Penyaluran PKH di Kabupaten Tulungagung

Penyaluran PKH di Kabupaten Tulungagung sudah mulai bergulir sejak Jumat 11 Agustus 2017 di Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − 8 =