BERITA TERKINI
Home / SOSIAL KEMASYARAKATAN / Satu Tekad Bersama Perangi Narkoba

Satu Tekad Bersama Perangi Narkoba

Perang terhadap narkoba sudah menjadi tekad dari seluruh elemen masyarakat, hal ini mengingat begitu besar bahaya dari penggunaan narkoba. Bukan saja menyebabkan ketergantungan namun juga berpengaruh pada gangguan mental dan kejiwaan, mempengaruhi susunan syaraf, fisik psikologis, maupun menjadi apatis terhadap lingkungan sosial. Masih ditambah lagi dengan bergesernya usia maupun profesi pengguna narkoba. Saat ini anak-anak usia sekolah baik laki-laki maupun perempuan bahkan ibu rumah tangga sudah banyak yang terjangkit penyalahgunaan  narkotika.

Berkenaan dengan hal-hal tersebut diatas, maka Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan seluruh elemen masyarakat yang terkait  hadir  di GOR Lembu Peteng pada Kamis 13 Juli 2017 untuk mengikuti kegiatan Deklarasi Anti Narkoba Dan Pagelaran Wayang Kulit P4GN Dalam Rangka Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2017. Acara dihadiri oleh Bupati Tulungagung, FORKOPIMDA, seluruh kepala OPD, Ormas, Kepala Sekolah, Tokoh Pemuda serta media massa. Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN merupakan satu gerakan yang sudah dilakukan sejak bertahun-tahun yang lalu. Namun permasalahan narkotika sendiri sepertinya makin tahun bukan nya menurun, namun makin menggurita serta penggunanya semakin beragam karakteristiknya baik dari sisi usia maupun jenis kelamin. Hal ini merupakan salah satu hal yang disampaikan dalam Sambutan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, MSi pada kegiatan Deklarasi Anti Narkoba. Bupati merasa perlu menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika  karena sudah barang tentu seluruh elemen masyarakat di Tulungagung tidak menginginkan wilayahnya yang dikenal dengan masyarakat yang religius beserta generasi mudanya akan dihancurkan oleh narkoba.

Bupati berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai acara ceremonial semata, melainkan harus mampu menumbuhkan kesamaan sikap dalam rangka membangun kesadaran tentang bahaya narkoba dan meningkatkan komitmen untuk melakukan upaya pencegahan.

Sedangkan tujuan dari kegiatan Deklarasi ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan peningkatan pemahaman masyarakat tentang dampak dan bahaya penggunaan narkoba. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bakesbangpol Rudy Christianto, SE, MM dalam Laporan Panitia. Dalam kegiatan yang diselenggarakan di GOR Lembu Peteng tersebut diantaranya adalah pembacaan ikrar anti narkoba oleh komponen masyarakat, pemutaran film tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sebelum akhirnya pagelaran wayang kulit oleh Ki Dalang Eko Gondho Prisdianto dengan lakon “Parikesit Dadi Ratu” sebagai puncak acara. Acara dilaksanakan dari malam hingga pagi harinya.

Masih pada kegiatan yang sama Kepala BNN Tulungagung akbp Indra Brahmana juga menyampaikan Sambutan Kepala BNN Pusat yang mengambil tema “ PERAN AKTIF DAN PENDAYAGUNAAN SELURUH KOMPONEN DAN POTENSI BANGSA DALAM MENGHADAPI KEADAAN DARURAT NARKOBA MENUJU IDONESIA YANG SEHAT “. Isi sambutan Kepala BNN RI dianataranya menyebut hasil survey yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia Tahun 2016 diperoleh angka prevalensi penyalahguna narkoba pada kelompokm pelajar dan mahasiswa sebesar 1,9% atau dengan bahasa lain 2 dari 100 orang pelajar dan mahasiswa menyalahgunakan narkoba. Kecenderungan penyalagunaan narkotika di masyarakat menunjukan kecenderungan semakin meningkat dengan korban yang meluas, terutama di kalangan anak-anak, remaja, generasi muda, oknum Aparatur Sipil Negara, Prajurit TNI, Anggota Kepolisian, Kepala Daerah hingga di lingkungan pesantren.

Diharapkan dari kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam kegiatan Deklarsi Anti Narkoba Dan Pagelaran Wayang Kulit ini nantinya akan memberi manfaat bagi masyarakat, sehingga terwujud kesejahteraan dan ketentraman masyarakat Tulungagung melalui peningkatan sumberdaya manusia yang profesional yang dilandasi iman dan taqwa menuju masyarakat yang Ayen Tentrem Mulyo Lan Tinoto serta bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (DISKOMINFO)

Baca Juga

Penyaluran PKH di Kabupaten Tulungagung

Penyaluran PKH di Kabupaten Tulungagung sudah mulai bergulir sejak Jumat 11 Agustus 2017 di Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 2 =