BERITA TERKINI
Home / SOSIAL KEMASYARAKATAN / Peresmian ULT Perlindungan Sosial Anak Integratif

Peresmian ULT Perlindungan Sosial Anak Integratif

Unit Layanan Terpadu (ULT) Perlindungan Sosial Anak Integratif (PSAI) merupakan pemberian layanan bagi kelompok resiko terhadap korban / kasus anak terlantar, anak berhadapan dengan hukum, anak dengan disabilitas, anak dengan HIVdan AID, anak jalanan, anak dalam pekerjaan terburuk dan permasalahan anak lainnya.

Unit Layanan Terpadu PSAI Kabupaten Tulungagung berkedudukan dibawah koordinasi Dinas Sosial Nakertrans – Dinas Sosial,Keluarga Berencana,Perempuan dan Perlindungan Anak. Pendirian PSAI berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung nomor 10 tahun 2009 tentang Perlindungan Anak. Dan Peraturan Bupati Tulungagung nomor 42 tahun 2015 tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif.

Peresmian ULT PSAI pada hari Kamis tanggal 10 Agustus 2017 di Kantor ULT PSAI jalan Dr.Wahidin Sudiro Husodo nomor 1 Tulungagung, dihadiri oleh Bupati Tulungagung, anggota Komisi VIII DPR RI Arteria Dahlan, Durektur Rehabilitasi Sosial Mensos RI Nahar, Staf Khusus Mensos Prof. Mas’ud Said, Unicef perwakilan Jatim dan Jateng Arie Rukmantara, CNSP kantor perwakilan Unicef Indonesia Astrid D Gonzales dan OPD lingkup Pemda, Dinas terkait, Pekerja Sosial dan warga masyarakat.

Ketua Panitia Drs. Suprapto Kepala Dinas Sosial, Keluarga Berencana,Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyampaikan ULT PSAI dibentuk pada tanggal 14 Desember 2015 dengan adanya kesepakatan Bersama antara Bupati Tulungagung dan Kementerian Sosial RI dan Unicef pada tanggal 30 Juli 2015.

Kasus-kasus yang ada dan ditangani ULT PSAI selama tahun 2016 berdasarkan tempat tinggal dan jenis kasus sebanyak 114 terbanyak adalah kasus pelecehan seksual, sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 127 kasus yang terbanyak anak yang behadapan dengan masalah hukum kata Suprapto.

Sementara Syahri Mulyo SE,MSi Bupati Tulungagung menyampaikan banyak sekali kasus kejadian yang menimpa anak tentang kasus kekerasan dan eksploitasi yang dialami anak, hal ini menjadikan kita prihatin belum lagi anak berkebutuhan khusus yang sampai saat ini masih sangat membutuhkan peran kita semua untuk memberikan layanan terbaik baginya. Untuk itu diperlukan kerjasama dari semua pihak baik pemerintah, dunia usaha, masyarakat terutama keluarga.

Sesuai peraturan yang ada saat ini di Kabupaten Tulungagung perlu dibentuk ULT PSAI yang bertujuan memberikan pelayanan bagi kelompok resiko terhadap korban atau kasus anak sebagai korban, anak terlantar, anak berhadapan dengan hukum, anak dengan disabilitas, anak dengan HIV dan AID, anak Jalanan, anak dalam pekerjaan terburuk dan permasalahan anak lainnya.

Bupati juga akan mengembangkan layanan  internal ULT PSAI yang memenuhi standar layanan publik, membangun seluruh layanan anak yang ramah anak ( Puskesmas,Sekolah,Desa ) dan berintegrasi dengan layanan ULT PSAI serta akan meninjau regulasi agar dapat terbangun sistem perlindungan anak yang kuat. (DISKOMINFO)

Baca Juga

Penyaluran PKH di Kabupaten Tulungagung

Penyaluran PKH di Kabupaten Tulungagung sudah mulai bergulir sejak Jumat 11 Agustus 2017 di Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + eight =